
Bagi enterprise modern, data adalah nadi di balik keputusan strategis dan inovasi AI. Namun dalam praktiknya, kelimpahan data tidak selalu sejalan dengan kemampuan untuk memanfaatkannya secara optimal. Ketika data tersebar di berbagai sistem dan platform yang berbeda, informasi penting kerap terfragmentasi sehingga sulit dimanfaatkan secara maksimal di tingkat enterprise.
Di titik inilah arsitektur data modern hadir sebagai pendekatan yang lebih adaptif. Dengan desain arsitektur yang mendukung lingkungan hybrid dan multi-cloud, organisasi dapat mulai menyatukan aliran data yang sebelumnya terpisah dan mengelolanya secara lebih konsisten di seluruh ekosistem enterprise.
Ketika Infrastruktur Data Konvensional Menghambat Inovasi Enterprise
Banyak enterprise masih bertumpu pada arsitektur data yang awalnya dirancang untuk kebutuhan operasional di masa lalu. Seiring waktu, sistem-sistem ini berkembang secara terpisah antar platform, sulit diintegrasikan, dan tidak dirancang untuk mendukung kebutuhan analitik modern yang semakin dinamis. Akibatnya, setiap inisiatif baru seperti analitik real-time, integrasi lintas platform, hingga pengembangan AI sering kali memerlukan proses integrasi yang panjang dan kompleks.
Ketika fondasi arsitektur data tidak cukup fleksibel untuk mengikuti kebutuhan bisnis, aliran informasi pun mudah terfragmentasi. Data yang seharusnya menjadi penggerak inovasi justru tertahan oleh keterbatasan infrastruktur yang tidak lagi selaras dengan tuntutan enterprise modern.
ROI Modernisasi Data: Infrastruktur Data sebagai Penggerak Nilai Bisnis
Saat fondasi arsitektur data mulai dimodernisasi dan konektivitas aplikasi serta data dapat dikelola secara konsisten di berbagai lingkungan hybrid cloud, peran infrastruktur data pun berubah. Data tidak lagi dipandang sekadar sebagai beban operasional yang mahal untuk dipelihara, tetapi sebagai aset strategis yang dapat dimanfaatkan di seluruh ekosistem enterprise.
Untuk mencapai titik ini, enterprise membutuhkan dua fondasi utama. Pertama, kemampuan menyatukan data yang tersebar di berbagai sistem menjadi satu referensi yang konsisten. Kedua, kemampuan menghubungkan aplikasi, layanan, dan API secara aman di berbagai lingkungan cloud. Kedua pendekatan inilah yang membentuk fondasi arsitektur data modern dan memungkinkan data menjadi penggerak nilai bisnis.
Untuk membantu mewujudkan fondasi ini, Hitachi Vantara dan F5 menghadirkan pendekatan teknologi yang mendukung pengelolaan data dan konektivitas aplikasi secara lebih terkoordinasi di seluruh ekosistem enterprise.
Hitachi Vantara Unified Data Management: Fondasi Baru Arsitektur Data Modern
Arsitektur data modern menuntut fondasi yang mampu menyatukan berbagai sumber informasi di seluruh lingkungan enterprise. Melalui pendekatan Unified Data Management dari Hitachi Vantara, data yang sebelumnya tersebar di berbagai sistem dapat dikonsolidasikan menjadi satu referensi yang konsisten sebagai single source of truth di seluruh organisasi.
Ketika fragmentasi data antar platform dapat dikurangi, akses terhadap informasi menjadi lebih konsisten dan terkoordinasi di berbagai sistem. Hal ini membuat aliran data semakin lancar dan siap dimanfaatkan untuk kebutuhan analitik, otomatisasi proses bisnis, hingga pengembangan AI.
Fondasi ini kemudian membuka jalan bagi pemanfaatan data secara optimal di tingkat enterprise melalui beberapa kemampuan utama berikut.
Memaksimalkan Utilitas Data di Lingkungan Hybrid
Lingkungan hybrid kini menjadi realitas bagi banyak enterprise, di mana data berada di berbagai lingkungan, mulai dari on-premise hingga public cloud. Melalui pendekatan Unified Data Management dari Hitachi Vantara, data dapat dikelola secara terpadu di berbagai sistem penyimpanan seperti block, file, dan object storage dalam satu control plane yang konsisten. Dengan visibilitas dan pengelolaan yang terpusat, workload dapat ditempatkan secara lebih fleksibel di berbagai lingkungan tanpa kehilangan kontrol terhadap data.
Menghubungkan Data ke AI Lebih Cepat
Inisiatif AI membutuhkan akses cepat ke data dalam skala besar serta pipeline data yang stabil. Dengan fondasi data yang terintegrasi, platform data Hitachi Vantara menyediakan infrastruktur penyimpanan dan manajemen data yang dioptimalkan untuk workload analitik, machine learning, dan AI. Hal ini memungkinkan pipeline data dibangun lebih efisien sehingga proses analitik dan pengembangan model dapat berjalan tanpa hambatan integrasi antar sistem.
Menghilangkan Hambatan Interoperabilitas Antar Sistem
Dalam banyak enterprise, aplikasi, platform data, dan sistem penyimpanan berkembang secara terpisah sehingga integrasi menjadi kompleks. Unified Data Management dari Hitachi Vantara membantu menyederhanakan integrasi tersebut dengan menyediakan pendekatan manajemen data yang konsisten di berbagai platform dan lingkungan. Dengan fondasi ini, data dapat mengalir lebih lancar antar aplikasi, platform analitik, dan layanan enterprise di seluruh ekosistem data.
Baca Juga: Hadirkan Solusi Kelola Hybrid Cloud Anti Ribet, Hitachi Vantara Kolaborasi dengan Microsoft Azure
F5 Distributed Cloud Services: Menghubungkan Aplikasi & Data di Hybrid Cloud
Seiring berkembangnya arsitektur data modern, kompleksitas operasional pun ikut meningkat. Aplikasi kini berjalan di berbagai lingkungan cloud, layanan saling terhubung melalui API, dan akses data harus tetap terjaga keamanannya di setiap titik. Tanpa pendekatan yang tepat, pengelolaan konektivitas, keamanan, dan observabilitas aplikasi menjadi semakin sulit dikendalikan.
Melalui F5 Distributed Cloud Services (F5 XCS), pengelolaan tersebut dapat disederhanakan dalam satu lapisan layanan terpadu. F5 XCS mengintegrasikan networking, keamanan aplikasi, serta orkestrasi layanan sehingga aplikasi, API, dan data dapat terhubung secara konsisten di berbagai lingkungan cloud, data center, dan edge.
Beberapa kemampuan utama F5 XCS yang mendukung arsitektur data modern antara lain:
Menjamin Kepercayaan Data Tanpa Mengorbankan Kecepatan Akses
Akses data modern harus tetap aman tanpa mengorbankan performa. F5 XCS menyediakan perlindungan berlapis mulai dari keamanan jaringan hingga perlindungan aplikasi dan API, sehingga data tetap terlindungi sekaligus dapat diakses dengan latensi yang tetap rendah oleh pengguna maupun layanan.
Mengoptimalkan Visibilitas & Kontrol Traffic Aplikasi
Di lingkungan hybrid dan multi-cloud, traffic aplikasi dan API dapat mengalir melalui berbagai jalur yang sulit dipantau secara terpusat. F5 XCS menyediakan visibilitas yang lebih menyeluruh terhadap traffic aplikasi serta kontrol yang lebih konsisten terhadap routing dan akses layanan. Dengan pendekatan ini, enterprise dapat menjaga performa aplikasi sekaligus memastikan akses data tetap terkelola dengan baik di seluruh lingkungan infrastruktur.
Tonton Video Tutorial CDT: Tutorial F5 | Konfigurasi HTTP Load Balancer F5 XCS | Central Data Technology
Wujudkan Arsitektur Data Modern bersama CDT
Central Data Technology (CDT), bagian dari CTI Group, membantu enterprise merancang dan membangun fondasi arsitektur data modern yang mampu mendukung kebutuhan analitik, AI, dan operasional bisnis yang semakin dinamis. Melalui pendekatan yang terintegrasi, CDT membantu organisasi menyatukan pengelolaan data serta konektivitas aplikasi agar sistem dapat berjalan lebih efisien di berbagai lingkungan IT.
Dengan dukungan solusi dari Hitachi Vantara dan F5, CDT membantu perusahaan membangun fondasi data yang lebih terpadu sekaligus memastikan aplikasi dan layanan tetap terhubung secara aman di lingkungan hybrid dan multi-cloud. Pendekatan ini memungkinkan organisasi memanfaatkan data secara lebih optimal sekaligus menjaga stabilitas operasional di tengah kompleksitas infrastruktur modern.
Diskusikan kebutuhan modernisasi data Anda bersama tim CDT dan temukan pendekatan yang tepat untuk membangun arsitektur data modern yang siap mendukung kebutuhan bisnis di masa depan.
Author: Danurdhara Suluh Prasasta
CTI Group Content Writer
