Central Data Technology
EN | ID
Blog 7 min read

Seperti Apa Kriteria High Availability yang Ideal untuk Manajamen Database Bisnis?

b

by Admin CDT

CDT Editorial

Published

Nov 16, 2020

Seperti Apa Kriteria High Availability yang Ideal untuk Manajamen Database Bisnis?

Seiring berkembangnya teknologi, bisnis telah berevolusi dengan kebutuhan yang terus meningkat, khususnya manajemen database. Diperlukan sistem IT yang kuat untuk terus bisa mengendalikan data dengan efisien. Bersamaan dengan itu, sistem IT juga harus beradaptasi dengan kegagalan dan melanjutkan operasional jika down.

Untuk bisa mencapai kinerja yang diharapkan, bisnis memerlukan solusi dengan ketersediaan yang tinggi, atau sering kita sebut dengan istilah High Availability, untuk memastikan integritas data dan keberlangsungan operasional berjalan dengan baik. 

Ketersediaan High Availability yang ada di Fujitsu Enterprise Postgres, menjadikannya sebagai sistem manajamen database tercepat dan paling aman. Artikel kali ini akan membahas lebih jauh terkait High Availability itu sendiri, termasuk penggunaan PostgreSQL dan utilitas third-party yang bisa dimanfaatkan untuk menangani sejumlah kendala yang dihadapi perusahaan dalam mengelola database.

Untuk bisa terus berfungsi tanpa mengalami downtime, bisnis membutuhkan High Availability baik pada sistem IT dan database-nya agar mampu mentoleransi kegagalan dan tetap kuat terhadap kerusakan. 

Apa saja 5 Kemampuan yang Dibutukan High Availability?

  • Disaster Recovery

Disaster Recovery merupakan kemampuan untuk mengembalikan sistem IT online setelah pemadaman, yang juga memastikan database terjaga dan pulih sepenuhnya saat terjadi kegagalan. 

Sistem database selalu tersedia untuk memenuhi permintaan dari aplikasi setiap saat, yang mana menjadikannya bersifat “zero downtime”. Disaster Recovery berlangsung saat data yang ingin diambil, dikendalikan di dalam salinan cadangan database di lokasi berbeda saat salinan utama gagal berfungsi dan tersinkronisasi dengan bantuan replikasi.

  • Load Sharing and Balancing

Load Sharing and Balancing merupakan distribusi dan balancing proses ke lebih dari dua sistem atau lebih untuk mencapai utilisasi resource yang optimal. Proses ini juga sangat menguntungkan untuk horizontal scalability di mana bisnis berkembang di sejumlah wilayah geografis sehingga membutuhkan database tambahan, baik dalam bentuk konfigurasi satu ke banyak atau berjenjang. Hal ini memastikan operasional akan imbang berdasarkan load di seluruh database yang tersinkronisasi.

  • Instant Failover

Persyaratan ini mengacu pada kemampuan untuk membuat sistem yang direplikasi menjadi online tanpa adanya delay setelah sistem utama mengalami kerusakan.

Database bisa saja mengalami pemadaman kapan pun dan lumpuh karena gangguan power supply, kerusakan hardware, komponen software yang error, atau semata-mata karena kesalahan manusia. Waktu yang dibutuhkan untuk memulihkan database kembali online adalah tergantung pada tingkat kegagalan kerusakan.

Jika server lumpuh karena kegagalan power, maka bisa diperbaiki secepat mungkin dengan me-restart database, tetapi perlu diingat bahkan pemadaman yang berlangsung cepat sekalipun akan mengakibatkan kerugian besar bagi bisnis. 

Di sisi lain, jika kegagalan diakibatkan dari faktor yang disebutkan di atas, maka pemadaman bisa berlangsung lebih lama, bisa dari berjam-jam hingga berhari-hari. Salinan dari database, dikonfigurasikan untuk segera mengambil peran database utama saat peristiwa tersebut untuk mengurangi risiko downtime.

  • Controlled Switchover

Controller Switchover merupakan proses manual mengalihkan sistem IT ke sistem yang direplikasi. Sistem software IT di-upgrade dan patch ke versi terbaru untuk menemukan adanya celah keamanan, meningkatkan processing power untuk efisiensi dan menambahkan kode programming. 

Beberapa cara ini bisa menghabiskan beberapa menit hingga beberapa jam, dan server database sulit untuk tidak tersedia selama itu. Karenanya, sistem database yang direplikasi real-time dan dikonfigurasikan untuk tujuan ini harus bisa beralih ke sistem utama dan standby tanpa mengalami malfungsi.

4 Jenis Model Replikasi High Availability

Persyaratan High Availability berikutnya bisa dicapai dengan menggunakan sejumlah model-model replikasi. Model replikasi ini berguna memenuhi satu atau lebih persyaratan untuk keberlangsungan bisnis dan perencanaan kontingensi. 

  • Cold Standby

Dalam mode ini, sistem standby database akan ada di kondisi tidak aktif, yang mana akan berfungsi saat sistem master rusak setelah mengalami kerusakan besar pada hardware, software, power supply, atau complete site. Hal ini melibatkan penyalinan backup saat malam hari dari database master ke standby server dan menyalin transactions log (WAL) hingga set backup berikutnya selesai disalin. 

  • Warm Standby

Mirip dengan metode Cold Standby, hanya saja standby database akan online, dan transactions log akan terus diterapkan. Jenis replikasi ini juga disebut “Log Shipping”, karena transactions log dari master disalin ke slave dan diterapkan selama operasional normal.

  • Hot Standby

Tujuan utama model ini adalah untuk mengatasi utilisasi resource, yang mana menjadi limitasi pada warm standby. Pada setup PostgreSQL ini, rekaman transaksional yang ter-update akan terus diterapkan ke slave dan tersedia untuk read-only queriesStandby dengan data real-time dan kapasitas komputasi tertinggi ini bisa digunakan untuk menghasilkan laporan kompleks selama jam kerja normal tanpa memberikan dampak ke master database.

  • Logical Replication

Dalam jenis replikasi ini, master akan mengirim transaksi individual ke slave via slot replikasi dengan menggunakan protokol logical replication yang memungkinkan kontrol detail ke seluruh data replication dan security, dan menggunakan mekanisme publisher-subscriber di mana publisher adalah master database dan subscriber adalah standby slave yang menerima transaction commits

  • Implementasi High Availability 

High Availability bisa diraih dengan dua metode sistem database: Active-Passive (master-slave), atau Active-Active (multimaster). 

Sistem Active-Passive memenuhi permintaan di mana sistem IT terus berkembang dengan pertumbuhan bisnis yang syarat dengan kemampuan disaster recovery terbaik. 

Sementara, sistem database Active-Active adalah pengaturan multimaster yang menawarkan ketersediaan lebih besar dan ketahanan ekstra. Ia mampu memenuhi semua metrics lingkungan High Availability dan mengecek semua box saat persyaratan operasional bisnis sedang dievaluasi sistem IT.

High Availability di Fujitsu Enterprise Postgres

Sebagai sistem database berstandar global dengan kemampuan pengelolaan tercepat dan paling aman, Fujitsu Enterprise Postgres memenuhi semua persyaratan akan performa High Availability yang disebutkan di atas.

  • Disaster Recovery – Dibangun dengan replikasi streaming PostgreSQL native yang menawarkan replika disaster recovery sempurna dengan sinkronisasi data real-time.
  • Load Sharing and Balancing – Sinkronisasi data real-time yang memungkinkan persyaratan load sharing and balancing untuk READs dan WRITEs.
  • Instant Fallover – Mampu mendeteksi kegagalan proses server, sistem operasi, jaringan, dan disk untuk menginisiasi failover dari primary ke standby, serta mampu mengelola konektivitas aplikasi dari switch ke live instance secara otomatis 
  • Controlled Switchover – Switchover yang dikontrol secara manual bisa dilakukan ketika diperlukan, saat switchback bisa diraih dengan bantuan tool open source seperti pg_rewind.

Anda bisa memilah implementasi yang paling memungkinkan untuk menerapkan High Availability di bisnis dengan solusi Fujitsu Enterprise Postgres. Bagi bisnis di Indonesia, Fujitsu Enterprise Postgres bisa didapatkan melalui Central Data Technology (CDT). 

Sebagai mitra resmi dari Fujitsu, tim kami siap membantu Anda memanfaatkan solusi ini secara maksimal dengan memberikan layanan end-to-end, mulai dari konsultasi, migrasi, implementasi, dan maintenance. Anda pun tak perlu khawatir jika mengalami masalah saat menjalankan solusi ini, karena CDT memiliki tim IT yang juga siap membantu menyelesaikan masalah Anda dalam waktu 24 jam setiap harinya.

Baca juga: 6 Prediksi Teknologi untuk Data Center di 2019

Tentang Central Data Technology

Central Data Technology merupakan salah satu Value Added Distributor terbesar di Indonesia. Central Data Technology sebagai Perusahaan teknologi informasi yang mendistribusikan berbagai brand terkemuka di dunia Teknologi Informasi antara lain Hitachi Data System, Commvault, FUJITSU, F5 Networks, DBvisit, dan masih banyak lainnya. Central Data Technology telah menjadi penyedia berbagai solusi untuk Security, Server Storage, Database, Backup, WLAN, IoT, dan Cloud yang terdepan.

Info lebih lanjut hubungi : marketing@centraldatatech.com

You Might Also Like

Top recommended articles from our industry experts.

Agentic AI Security: A Guide to Securing AI Infrastructure Against Modern Cyber Threats
Blog
Aug 23, 2026 7 min

Agentic AI Security: A Guide to Securing AI Infrastructure Against Modern Cyber Threats

By 2026, many enterprises are entering a new phase of artificial intelligence adoption. AI is no longer used only as a tool for analysis or content generation but is increasingly trusted to execute workflows, support decision-making, and perform tasks autonomously through agentic AI.  This shift creates significant opportunities for organizations to improve efficiency and accelerate […]

b
by Admin CDT
Read More
Data Resilience as The Ultimate Strategy to Protect Your Business from Modern Ransomware Attacks
Blog
Aug 10, 2026 5 min

Data Resilience as The Ultimate Strategy to Protect Your Business from Modern Ransomware Attacks

Digital transformation has fundamentally shifted the corporate landscape, turning data into the most valuable asset for almost every modern enterprise. However, as the volume of stored data expands, so do the sophisticated threats lurk in the digital shadows. From ruthless ransomware attacks and sudden system failures to simple human errors, critical data can vanish in an instant, bringing entire business operations to […]

b
by Admin CDT
Read More
Data Governance: The Foundation for Secure, Structured, and Audit-Ready Information
Blog
Jun 30, 2026 4 min

Data Governance: The Foundation for Secure, Structured, and Audit-Ready Information

In today’s digital landscape, data has become one of the most valuable assets an organization can possess. However, as data volumes continue to grow, so do the challenges associated with managing it. From ensuring data quality and protecting sensitive information to meeting evolving regulatory requirements, organizations need a structured approach to keep their data under control.  […]

b
by Admin CDT
Read More