Central Data Technology
EN | ID
Blog 5 min read

Pahami Pentingnya Implementasi Disaster Recovery Bagi Bisnis Anda dengan Dbvisit

b

by Admin CDT

CDT Editorial

Published

Feb 04, 2021

Pahami Pentingnya Implementasi Disaster Recovery Bagi Bisnis Anda dengan Dbvisit

Dalam menjalankan bisnis, akan ada banyak kemungkinan yang terjadi dan dapat mempengaruhi kinerja operasional harian. Salah satunya adalah kemungkinan dalam menghadapi bencana yang tidak bisa kita dapat prediksi kapan dan di mana akan berlangsung. Saat mengalami kejadian ini, bisnis tentu harus memiliki persiapan ekstra dalam mengamankan aset-aset penting dalam infrastruktur IT mereka agar tidak raib dilahap bencana seperti kebakaran, gempa bumi, banjir, dan masih banyak lagi.

Adapun persiapan yang dilakukan bisnis tentu adalah dengan mengimplementasikan praktik disaster recovery alias pemulihan bencana untuk mencegah risiko kehilangan data. Namun sayangnya, masih banyak perusahaan yang belum sepenuhnya menjalankan disaster recovery dengan baik sehingga mengalami kerugian yang cukup besar baik dari segi biaya, produktivitas, dan reputasi.

Laporan terbaru dari Dbvisit mengungkap informasi menarik terkait disaster recovery dan risiko kehilangan data yang bisa dialami bisnis.

Penyebab Bisnis Kehilangan Data dan Konsekuensinya

Bencana ditafsirkan dengan arti banyak hal. Tak melulu harus banjir, kebakaran, atau gempa bumi. Laporan menyebut, penyebab tertinggi perusahaan kehilangan data mereka adalah justru dari kegagalan hardware yang dimiliki, yakni dengan kisaran 55 persen. Adapun penyebab berikutnya berasal dari kesalahan murni karyawan yang ada di kisaran 22 persen, diikuti kegagalan software dengan 18 persen, dan terakhir bencana alam di angka 5 persen

Sementara, laporan melanjutkan ada beberapa konsekuensi yang dialami bisnis saat mereka mengalami data loss dan downtime. Di antaranya seperti berkurangnya produktivitas karyawan, penurunan revenue, adanya interupsi terhadap pengembangan produk atau layanan yang berlangsung, kehilangan kesempatan bisnis baru, dan yang paling mengkhawatirkan: penurunan loyalitas dari pelanggan bisnis.

Lebih detail, statistik laporan menyebutkan ada 96 persen pembuat keputusan di kancah global mengalami setidaknya satu kali waktu pemadaman dalam tiga tahun terakhir. Mirisnya lagi, 51 persen di antara jumlah pemadaman tersebut tak dapat terhindarkan, dan biaya rata-rata downtime yang berlangsung setiap jamnya memakan jumlah USD 300.000 atau setara dengan Rp 4,2 miliar!

Memahami Disaster Recovery untuk Bisnis Anda

Dalam menerapkan praktik disaster recovery, Anda perlu memahami dua kriteria penting saat bencana berlangsung dan mengancam ketersediaan data bisnis. Pertama adalah memastikan Recovery Time Objective (RTO) dengan mengecek jumlah waktu paling maksimal sebelum sistem bisa beroperasi lagi, dan Recovery Point Objective (RPO) memastikan jumlah kerugian data (diukur secara dari waktu yang berjalan) yang diterima selama bencana berlangsung. 

Anda tentu memiliki banyak opsi melakukan disaster recovery pada database Oracle SE, untuk memastikan data bisnis tidak hilang atau rusak sama sekali. Namun perlu dicatat, sejumlah langkah yang dilakukan berikut memiliki konsekuensi masing-masing yang nantinya akan berdampak ke kinerja bisnis. 

Langkah pertama yang paling cepat untuk dilakukan adalah tentunya dengan tidak melakukan apa-apa, yang mana memiliki dampak signifikan terhadap bisnis. Langkah berikutnya, Anda bisa menulis custom script, tetapi perlu diingat langkah ini justru memakan waktu, pengetahuan, dan dukungan yang cukup besar. Jika tidak berkenan, Anda bisa melakukan proses upgrade ke Oracle EE. Namun langkah ini akan menghabiskan biaya jika ada beberapa fungsi tambahan yang tidak diperlukan. 

Adapun langkah selanjutnya adalah menggunakan RMAN, tool backup dan recovery yang sejatinya bukan disaster recovery tetapi memakan waktu yang banyak untuk memulihkan data. Jika langkah-langkah ini tidak memungkinkan untuk dilakukan, maka ada baiknya Anda mempertimbangkan tool pihak ketiga untuk mengimplementasikan disaster recovery yang ideal. Tool pihak ketiga yang bisa digunakan tentunya adalah solusi dari Dbvisit, yakni Dbvisit Standby yang hadir dalam tiga opsi konfigurasi: on-premise, cloud, dan juga hybrid.

Keunggulan Dbvisit Standby

Dbvisit Standby kini telah dipercaya lebih dari 1.300 perusahaan di seluruh 110 negara sebagai solusi disaster recovery yang paling ideal untuk dilakukan. Adapun solusi ini menawarkan sederet keunggulan fitur sebagai berikut.

  • Melakukan failover secara otomatis ke standby database Anda berdasarkan peraturan yang telah ditentukan sebelumnya.
  • Melakukan role reversal yang terkontrol dan otomatis dengan zero data loss. 
  • Menyederhanakan pembuatan satu atau beberapa standby database dengan cepat dan efisien.
  • Melakukan test disaster recovery non-destructive secara reguler.
  • Mampu mereplikasi database Oracle secara cost effective dan dapat menciptakan standby database Oracle SE dan SE2.
  • Dapat menciptakan temporary snapshots untuk developmenttest environmentapplication upgrade testing, DR testing, dan reporting atau data extraction.

Tak cuma keunggulan yang disebutkan di atas, Dbvisit Standby juga mampu memastikan keberlangsungan bisnis dengan mengurangi RTO dan RPO Anda secara signifikan, serta melindungi infrastruktur data penting Anda dari segala jenis bencana baik itu secara on-premisecloud, atau hybrid.

Dapatkan Solusi Dbvisit dari CDT

Bagi bisnis di Indonesia yang ingin mencegah kerugian seperti kehilangan data akibat bencana, segera manfaatkan solusi disaster recovery dari Dbvisit Standby dengan mendapatkannya dari Central Data Technology (CDT). 

Selaku mitra resmi Dbvisit, CDT telah berpengalaman membantu puluhan bisnis memanfaatkan solusi teknologi yang ideal. Melalui layanan end-to-end meliputi konsultasi dan implementasi hingga support dan maintenance, tim CDT akan menjamin kualitas layanan dan solusi terbaik bagi bisnis Anda! Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi marketing@centraldatatech.com.

You Might Also Like

Top recommended articles from our industry experts.

Agentic AI Security: A Guide to Securing AI Infrastructure Against Modern Cyber Threats
Blog
Aug 23, 2026 7 min

Agentic AI Security: A Guide to Securing AI Infrastructure Against Modern Cyber Threats

By 2026, many enterprises are entering a new phase of artificial intelligence adoption. AI is no longer used only as a tool for analysis or content generation but is increasingly trusted to execute workflows, support decision-making, and perform tasks autonomously through agentic AI.  This shift creates significant opportunities for organizations to improve efficiency and accelerate […]

b
by Admin CDT
Read More
Data Resilience as The Ultimate Strategy to Protect Your Business from Modern Ransomware Attacks
Blog
Aug 10, 2026 5 min

Data Resilience as The Ultimate Strategy to Protect Your Business from Modern Ransomware Attacks

Digital transformation has fundamentally shifted the corporate landscape, turning data into the most valuable asset for almost every modern enterprise. However, as the volume of stored data expands, so do the sophisticated threats lurk in the digital shadows. From ruthless ransomware attacks and sudden system failures to simple human errors, critical data can vanish in an instant, bringing entire business operations to […]

b
by Admin CDT
Read More
Data Governance: The Foundation for Secure, Structured, and Audit-Ready Information
Blog
Jun 30, 2026 4 min

Data Governance: The Foundation for Secure, Structured, and Audit-Ready Information

In today’s digital landscape, data has become one of the most valuable assets an organization can possess. However, as data volumes continue to grow, so do the challenges associated with managing it. From ensuring data quality and protecting sensitive information to meeting evolving regulatory requirements, organizations need a structured approach to keep their data under control.  […]

b
by Admin CDT
Read More