Detail

Waspada ! Hacker bisa beraksi pada mainan anak anda !

Fri, Feb 26 2016 | Author: PT. Central Data Technology

Internet Of Things tentunya sudah menjadi satu topic yang ramai dibicarakan oleh masyarakat dan tidak dipungkiri beberapa dari kita sudah menggunakan teknologi IOT. Contohnya, seperti jam tangan yang dapat menghitung detak jantung, atau televisi yang sudah terkoneksi kepada jaringan internet bahkan sekarang sudah alat untuk memonitor bayi anda melalui smartphone yang berfungsi untuk memonitor pernafasan, aktifitas sampai temperature bayi.

Dunia industry mainan anak – anak juga ikut berpartisipasi dalam era transformasi digital ini. Inovasi yang cukup baik telah dilakukan oleh perusahaan mainan anak – anak yang terkenal yaitu VTech. Vtech menciptakan aplikasi  web-based yang menjadi unggulan yaitu Learning Lodge. Learning Lodge ini adalah pusat dari segala mainan yang mereka ciptakan, terkoneksi ke lebih dari 5 produk dari VTech seperti innotab, mobigo, vReader, ABC learning classroom dan beberapa produk unggulan lainnya. Dalam aplikasi ini anak – anak dan orang tua mendapatkan fasilitas untuk registrasi online, chatting yang terkoneksi langsung via internet. Mainan ini menjadi sangat popular sehingga mampu menghasilkan 2 milyar dollar selama produk ini dijual.

 

Namun apakah mainan yang begitu laku di pasaran ini aman?

Dahulu kategori mainan yang aman untuk anak anak hanya sebatas unsur – unsur yang terkandung pada saat pembuatan mainan, cara bermain dan panduan umur anak yang tepat untuk menggunakan mainan.

Namun di jaman yang sedang berkembang kearah digital seperti ini ada salah satu hal yang kita harus khawatirkan sebagai orang tua, apakah data yang kita input pada saat registrasi aman tersimpan dalam data penyimpanan mereka? Mungkinkah data tersebut jatuh kepada pihak yang tidak berwenang?

Pada bulan November 2015 perusahaan mainan Vtech terkena serangan hacker, data user mereka  yaitu anak – anak dan orang tua berhasil diakses oleh para hacker. Pria berumur 21 tahun ditangkap karena terbukti sudah meretas data di Vtech.  Data tersebut berisi tentang  informasi penting seperti nama, alamat email , password, IP address. Untungnya, data kartu kredit dari user tidak diretas karena mereka menggunakan jasa third-party. Disebutkan lebih dari 6 milyar data dari anak anak diseluruh dunia berhasil diretas.

Hacker juga berhasil mengakses chat logs, audio sampai foto foto yang disimpan. Pihak Vtech mengatakan bahwa “Tidak ada company yang beroperasi secara online dapat menjamin 100% bahwa data mereka tidak bisa di hack. Terms & Condition dari The Learining Lodge mengatakan bahwa T&C mereka sama seperti perusahaan online pada umumnya”.

Namun ungkapan ini dibantah oleh Pat Clawson, Chief Executive dari Blancco Technology Group. Ia menyebutkan Vtech adalah sebagai contoh praktik bisnis yang buruk

  “Ketika peretasan data terjadi, kebanyakan perusahaan akan memodifikasi T&Cs mereka. Namun, apa yang VTech lakukan adalah menyalahkan responsibility dari user daripada mereka sendiri”  Ujar Pat  “Tidak hanya praktik bisnis yang buruk namun Vtech juga tidak memahami bagaimana pentingnya mengelola data mereka”

Semua perhatian kini mengarah kepada VTech karena tidak ada hal semacam ini pernah menyerang perusahaan mainan sebelumnya. Perusahaan yang bergerak di bidang mainan perlu mengantisipasi hal – hal speerti ancaman hacker, karena  security merupakan hal yang sangat penting di era digital transformation ini.

 

Antisipasi yang dapat dilakukan?

Pengamanan Data. Bekerjasama dengan vendor yang menyediakan portofolio solusi keamanan untuk memastikan privasi data, melindungi terhadap ancaman insider, dari sisi database. Dengan Central Data Technology, user dapat mendapatkan solusi keamanan data yang handal yang tidak memerlukan perubahan aplikasi yang ada, menghemat waktu dan uang.

More Information, Download Datasheet :

Security Solution