Detail

Bisakah Pencuri Masuk dari Dalam Rumah?

Thu, Jan 28 2016 | Author: PT. Central Data Technology

Bisakah pencuri masuk dari dalam rumah? Rasanya sangat mustahil jika dibayangkan. Namun, bukan hal yang baru lagi bahwa pencuri – pencuri yang paling berbahaya justru datangnya datang dari dalam rumah sendiri.

 

Pada tahun 2014, terjadi kejadian yang menjadi highlight di Korea Selatan. Sebanyak 20 juta data pemegang kartu kredit di Korea Selatan tercuri pada tahun 2014. Dinyatakan, 3 perusahaan kartu kredit bersalah atas pencurian informasi kartu kredit tersebut. Mereka dikenakan denda sebesar KRW 6 juta atau setara US$ 5.640

 

Tiga perusahaan tersebut dianggap lalai mencegah praktik pencurian data nasabah dan ketiga perusahaan tersebut juga dilarang menerbitkan kartu kredit baru selama tiga bulan mendatang. Hal ini terjadi karena pekerja mereka mempunyai akses  untuk database dan bahkan bisa menggandakan data ke external drive mereka selama setahun setengah tanpa diketahui

 

Seperti kita ketahui bersama, industry FSI di Asia adalah salah satu sektor yang memiliki regulasi yang sangat kompleks. Kenaikan penggunaan perangkat mobile di Asia Pasific dan munculnya Internet Banking telah menambah ancaman cybersecurity. Sebenarnya pencuri data sudah semakin mempunyai alasan untuk semakin kuat, namun masih banyak yang belum aware dan menganggap remeh dengan adanya ancaman ini.

 

Marak bermunculannya pencuri data sekarang menjadi salah satu hal yang sangat perlu diperhatikan, karena pencuri data belum tentu berasal dari luar kantor anda, namun bisa saja dari dalam kantor anda. Misalnya, organisasi sekarang ini banyak yang mengijinkan karyawan – karyawan mereka mengakses corporate networks, banyak juga yang masih menerapkan system dengan membolehkan membawa device sendiri dari rumah untuk bekerja di kantor (Bring Your Own Device). Hal ini tentunya yang semakin membuat para penjahat data dengan mudah untuk menyebarkan dan mencuri informasi perusahaan.

 

Salah satu faktor lainnya adalah beberapa perusahaan  tidak mempunyai teknologi dan awaraness yang memadai untuk melindungi aplikasi web mereka. Hal- hal seperti ini tentunya menjadi tempat bermain yang menyenangkan untuk para penjahat untuk dapat dengan mudah nya mencuri data – data tanpa harus bergantung  oleh keylogging database namun dari web inject.

 

 

SEBENARNYA SOLUSI APA YANG ANDA BUTUHKAN?

 

Sudahkah anda mempunyai Access Policy Manager?

 

Bagi yang baru familiar dengan hal ini, Access Policy Manager bertugas untuk mengamankan aplikasi dan dapat membedakan akses untuk masuk kedalam aplikasi, data dan network berdasarkan identitas user yang bersangkutan.

Hal ini berarti Access Policy Manager dapat memberikan pengaturan yang terpusat  dan menyarankan ada seorang yang berwenang untuk mengontrol siapa saja orang yang boleh masuk dalam aplikasi tersebut, aplikasi mana yang boleh diakses, sampai lokasi dan device yang diperbolehkan untuk mengakses aplikasi tersebut. Dengan ini perusahaan bisa mengontrol akses untuk masuk aplikasi secara detail, sehingga ketika ada aktifitas yang mencurigakan maka Access Policy Manager akan segera memberhentikan aktifitas tersebut.

 

Download Datasheet : https://www.f5.com/pdf/products/big-ip-access-policy-manager-ds.pdf

 

 

Any inquiries please contact : marketing@centraldatatech.com

 

Who's CDT?

Central Data Technology (CDT) is an Value Added Distributor, offering Oracle, SUN , FUJITSU, F5 Networks, Pure Storage, DBvisit and Hitachi Data Systems products that improve productivity and enable customers to manage information, streamline business processes, and reduce the costs and complexity of managing their IT infrastructure. CDT has been the leading provider of databases, servers, storage systems and peripherals in the country today.