Detail

TsClinical DDworks21/Trial Site Solusi Uji Klinis Terbaru Fujitsu untuk Mendukung Rumah Sakit

Wed, Jan 30 2019 | Author: PT. Central Data Technology

Pengembangan obat baru umumnya dikatakan dapat memakan waktu 10 tahun dan biayanya antara 20 hingga 30 miliar yen di Jepang. Secara total, perusahaan farmasi di Jepang menghabiskan 1,4 triliun yen per tahun untuk pengembangan obat, dan menurunkan biaya uji klinis merupakan tantangan yang signifikan.

Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai industri tidak akan menggunakan kertas untuk dokumen mengganti dengan dokumen digital. Di bidang medis, sementara perusahaan farmasi, terutama dalam proses pengembangan obat baru, sedang beralih menuju digitalisasi, sebagian besar situs uji klinis masih beroperasi dengan membubuhkan tampilan segel pada dokumen kertas dalam uji klinis. Akibatnya, pencetakan sejumlah besar dokumen yang dihasilkan selama uji klinis, tugas pengarsipan, dan mengamankan ruang penyimpanan tetap menjadi masalah yang signifikan.

Untuk mengatasi tantangan ini, Fujitsu menggunakan pengetahuannya dalam dukungan operasional untuk uji klinis yang diperoleh melalui pengembangan seri DDworks21 tsClinical untuk menciptakan solusi baru untuk lokasi uji klinis. Di rumah sakit dan situs uji klinis lainnya, dokumen dikelola sebagai dokumen digital yang asli di cloud, dan proses yang terkait dengan manajemen ini dirampingkan dan kualitasnya ditingkatkan.

Sebelum meluncurkan solusi ini, Fujitsu melakukan uji coba lapangan dengan Rumah Sakit Pusat Kanker Nasional Timur dan Rumah Sakit Pusat Kanker Nasional di Jepang. Percobaan memverifikasi efisiensi yang lebih tinggi dan kontrol yang tepat pertukaran digital dan penyimpanan dokumen uji klinis serta operasi Institutional Review Board (IRB).

Fitur Utama dari Solusi Fujitsu :

Manajemen dokumen yang andal

Ketika dokumen uji klinis disimpan sebagai bagian dari pertukaran elektronik dengan perusahaan farmasi dan alur kerja rumah sakit, dokumen tersebut dikelola oleh pembuatan folder yang sesuai secara otomatis berdasarkan data meta, seperti waktu, tanggal pembuatannya dan nama uji coba. Ini memungkinkan manajemen folder dan manajemen nomor versi yang dapat diandalkan untuk setiap studi serta akses mudah untuk data terbaru. Selain itu, dengan adanya operasi tanpa kertas berarti volume besar ruang penyimpanan dan pengajuan yang diperlukan di lokasi uji klinis berkurang, sehingga biaya turun.

Efisiensi yang lebih tinggi dari operasi uji klinis melalui platform bersama 

Staf di situs uji klinis dan perusahaan farmasi yang melakukan uji klinis akan menggunakan situs web khusus untuk mengakses data yang disimpan di lingkungan cloud, sehingga operasi yang sebelumnya ditangani secara manual di situs uji klinis oleh Clinical Research Coordinators (CRCs), seperti mencetak dan mengirimkan dokumen kertas akan disederhanakan. Solusi ini juga diharapkan dapat mengurangi beban kerja monitor dari perusahaan farmasi terkait dengan pengecekan kondisi penyimpanan dokumen di lokasi uji klinis. Ini akan berkontribusi untuk memperkuat uji klinis di Jepang dan menyelesaikan masalah yang mempengaruhi masyarakat, seperti keterlambatan obat dan perangkat.

Tentang Central Data Technology

Central Data Technology merupakan salah satu Value Added Distributor terbesar di Indonesia. Central Data Technology sebagai Perusahaan teknologi informasi yang mendistribusikan berbagai brand terkemuka di dunia Teknologi Informasi antara lain Oracle, F5, Fujitsu, Hitachi Vantara, Commvault, Talend, Pentaho, Mapr, Apple, AWS, dan Sundray. Central Data Technology telah menjadi penyedia berbagai solusi untuk Security, Server Storage, Database, Backup, WLAN, dan Cloud yang terdepan.

Info lebih lanjut hubungi : marketing@centraldatatech.com

 

Sumber artikel :

http://www.fujitsu.com/global/about/resources/news/press-releases/2019/0124-01.html