Detail

Tantangan Cybersecurity pada Industri 4.0

Tue, Dec 18 2018 | Author: PT. Central Data Technology

Saat ini kita hidup di era internet yang dapat diartikan suatu mesin dapat berbicara dengan mesin lainnya. 

Di masa lalu, jika mesin di perusahaan anda memerlukan suku cadang atau jika proses produksi di pabrik anda mendekati akhir cadangan komponen yang tersimpan di inventaris anda, artinya anda harus menghubungi departemen tertentu atau menelepon seseorang perusahaan lain. Untuk mendapatkannya. Hari ini mesin itu sendiri dapat langsung memesan persediaan yang dibutuhkan, cukup dengan berbicara dengan mesin lain di jaringan nilai yang menjadi bagiannya.

Interaksi dan otomasi ini benar-benar menulis ulang desain proses produksi, mendefinisikan ulang persyaratan tanggapan terkait rangkaian pasokan, dan bahkan mengubah model bisnis. Sekarang produk massal dengan harga murah kurang penting. Individu yang kompleks dalam produk manufaktur dan layanan yang memungkinkan manufakturnya mendekati tingkat harga produk massal, itulah yang diperhitungkan.

Ini adalah tahap di luar pabrik pintar (smart factory) dalam isolasi. Ini adalah tahap ketika jaringan nilai yang menjangkau seluruh industri mengambil alih. Inilah suatu industri 4.0. Sebagai perusahan TI penting untuk memikirkan bagaimana kita dapat mempersiapkan awal industri 4.0. khususnya pada keamanan.

Isolasi Bukanlah Jawabannya

Pertanyaan keamanan yang ingin ditangani oleh Platform Industri 4.0 saat ini sangat serius. Teknologi Internet of Things (IoT) telah membawa banyak aspek baru yang tidak ada dalam keamanan TI sebelumnya.

Pertama, TI produksi kurang rumit dalam aspek keamanan daripada teknologi yang ditemukan di kantor. Dan saat ini mesin-mesin di jalur produksi terhubung ke IoT, hal ini merupakan masalah. Mesin ini harus mulai "berbicara" ke mesin di luar domain keamanan yang terkait dengan kantor, dan ini dapat membuka kerentanan baru, membuat dan mengaktifkan vektor serangan baru dalam keamanan TI / OT secara keseluruhan di perusahaan manufaktur.

Saat ini, ada beberapa standar keamanan yang ditetapkan yang diperlukan dari mesin manufaktur yang terhubung. Harus ada tingkat keamanan dasar yang dimiliki semua mesin jika mereka ingin terhubung ke jaringan yang lebih luas. Hal tersebut melindungi mesin-mesin yang berpotensi menjadi target besar bagi peretas dan individu jahat.

Keamanan adalah masalah yang lebih besar bagi perusahaan kecil. Perusahaan besar seperti produsen mobil, pabrik kimia dan lainnya mengakui bahwa dunia saat ini akan membawa mereka lebih dekat ke pemasok daripada sebelumnya, dan mereka memiliki sumber daya untuk mempersiapkan ini. 

Untuk perusahaan UKM saat ini tidak memiliki sumber daya yang sama untuk mendukung departemen TI mereka seperti perusahaan besar. Mereka cenderung menemukan jalan mereka sendiri melalui masalah keamanan dengan hanya mengisolasi produksi mereka. Tetapi ini tidak mungkin di industri 4.0. Usaha kecil harus menemukan cara baru untuk melindungi mesin dan sistem mereka.

Manufaktur adalah Bisnis yang Berisiko

Produsen yang tidak mengubah pendekatan mereka terhadap keamanan di tengah industri 4.0 menempatkan diri mereka dalam bahaya.

Pertama, mereka berisiko kehilangan kedudukannya di rangkaian pasokan, terutama jika mereka memasok ke perusahaan OEM besar dengan jangka waktu perakitan pendek.

Sebagai contoh produsen mobil biasanya membangun mobil dalam sehari. Ini berarti pemasok hanya memiliki beberapa jam untuk menyediakan suku cadang untuk masuk ke mobil. Mobil high-end modern adalah contoh khas produk individual dengan beragam opsi konfigurasi yang sangat kompleks. Dalam ratusan mobil yang meninggalkan pabrik pada suatu hari, Anda akan sulit menemukan 2 atau bahkan 3 yang sama sekali identik. Tidak mungkin menyimpan semua komponen yang diperlukan untuk hari ini dalam persediaan besar di OEM. Pemasok harus diintegrasikan seolah-olah mereka bagian dari OEM yang sama.

Jika pemasok tidak dapat menggunakan IoT untuk menerima pesan secara instan dan otomatis dari OEM, mereka tidak akan dapat bergerak cukup cepat untuk memenuhi pesanan. Sama halnya, perusahaan besar hanya akan bekerja dengan pemasok yang telah membuktikan kredensial keamanan di seluruh aspek jaringan mereka. Ini berarti bahwa UKM harus menunjukkan kemampuan mereka untuk menjaga diri tetap aman agar tetap kompetitif.

Di atas ini, ada risiko inti bahwa bisnis yang tidak memiliki keamanan yang kuat tidak akan dapat membela diri dari peretasan oleh kejahatan individu. Setiap perusahaan perlu memprioritaskan pencegahan serangan cyber dan spionase industri.

Masa Depan Industri Manufaktur

Tidak ada keraguan bahwa keamanan adalah pertanyaan rumit untuk industri manufaktur. Usaha besar dan kecil sama-sama perlu menghadapi dampak revolusioner yang akan dimiliki IoT di produksi dan jalur perakitan. Hal itu akan menjadi tantangan dalam mengamankan masa depan industri TI. 

Tentang Central Data Technology

Central Data Technology merupakan salah satu Value Added Distributor terbesar di Indonesia. Central Data Technology sebagai Perusahaan teknologi informasi yang mendistribusikan berbagai brand terkemuka di dunia Teknologi Informasi antara lain Oracle, F5, Fujitsu, Hitachi Vantara, Commvault, Talend, Pentaho, Mapr, Apple, AWS, dan Sundray. Central Data Technology telah menjadi penyedia berbagai solusi untuk Security, Server Storage, Database, Backup, WLAN, dan Cloud yang terdepan.

 

Info lebih lanjut hubungi : marketing@centraldatatech.com

https://blog.global.fujitsu.com/the-cybersecurity-challenge-of-industry-4-0/