Detail

Bagaimana AWS Menjadi Lebih Sulit untuk Diprediksi dan Dikalahkan ?

Thu, Nov 22 2018 | Author: PT. Central Data Technology

Dalam komputasi awan,  Amazon Web Services akan lebih sulit untuk dapat diprediksi dan juga dikalahkan oleh pesaing. Namun, AWS digunakan untuk dapat diprediksi secara wajar dalam cloud publiknya oleh pelanggan.

Tidak ada lagi cloud tiruan

Hal tersebut tersebut terjadi karena sebagian besar AWS telah berubah. Perusahaan, yang telah lama bersikeras untuk fokus pada pelanggan dari pada pesaing terbiasa mengambil “sikap” terhadap produk "cloud palsu" seperti OpenStack yang pelanggannya terus membeli. Seperti yang dikatakan oleh Chief AWS, Andy Jassy, ??cloud pribadi adalah "bukan model dari 'cloud nyata”.

Hal tersebut memang benar namun disisi lain tidak sejalan dengan pelanggan perusahaannya yang bergerak lambat, yang tidak tahu cara untuk menghilangkan data center mereka. 

Oleh karena itu, oleh AWS re:invent 2015, Jassy mencatat, "AWS memiliki keyakinan yang kuat bahwa selama beberapa tahun sekitar 10 hingga 20 tahun, akan relatif sedikit dari perusahaan yang memiliki data center mereka sendiri. Sementara itu, AWS telah membangun banyak kemampuan hybrid ke dalam penawaran cloudnya, serta memastikannya memenuhi kebutuhan perusahaan yang ingin bergerak cepat maupun lambat menuju masa depan cloud publik yang tak terelakkan.

“Dengan adanya mitra AWS dengan VMware ini, sehingga kami memudahkan para pelanggan untuk mengatur, mengoperasikan, dan skala database di lingkungan lokal dan hybrid serta memigrasikannya ke AWS”, ujar Jassy. Memigrasikannya ke AWS adalah kuncinya, karena hal tersebut tetap menjadi strategi jangka panjang untuk AWS.

Bersaing dengan seorang shapeshifter 

Inilah sebabnya, apa pun yang diucapkan oleh Jassy di AWS re:invent 2018, dapat dipastikan tidak akan menjadi berita yang positif bagi pesaing. Setelah desakan dari AWS pada cloud publik memberi ruang kepada Microsoft dan bahkan Google untuk memposisikan hybrid cloud dan mengambil beberapa pelanggan dalam prosesnya. Sekarang AWS telah mengingat kepercayaan "pelanggan pertama" nya (dogma) dan menjadikannya jauh lebih sulit untuk dikalahkan.

Dulu lebih mudah untuk mengetahui apa yang "seharusnya" dilakukan oleh AWS. Sekarang satu-satunya hal yang dapat kami harapkan adalah bahwa AWS akan meluncurkan layanan yang lebih baru, atau peningkatan signifikan pada layanan sebelumnya.

Tentang Central Data Technology

Central Data Technology merupakan salah satu Value Added Distributor terbesar di Indonesia. Central Data Technology sebagai Perusahaan teknologi informasi yang mendistribusikan berbagai brand terkemuka di dunia Teknologi Informasi antara lain Oracle, F5, Fujitsu, Hitachi Vantara, Commvault, Talend, Pentaho, Mapr, Apple, AWS, dan Sundray. Central Data Technology telah menjadi penyedia berbagai solusi untuk Security, Server Storage, Database, Backup, WLAN, dan Cloud yang terdepan.

Info lebih lanjut hubungi : marketing@centraldatatech.com

 

Sumber artikel :

www.techrepublic.com/article/how-aws-has-become-harder-to-predict-and-to-beat/