Detail

Kehadiran Fujitsu SPARC di Oracle Open World 2018

Thu, Nov 15 2018 | Author: PT. Central Data Technology

Pertama-tama, Fujitsu mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang berhenti di stan Fujitsu pada acara Oracle Open World 2018 yang berlangsung pada 22 – 25 Oktober di San Francisco, Callifornia. Dengan bertemu secara langsung Fujitsu dapat berdiskusi terkait bisnis dan kebutuhan teknologi pengunjung. Sejumlah besar peserta tertarik untuk mendengar lebih banyak tentang solusi server Solaris atau SPARC yang inovatif  milik Fujitsu.

Salah satu poin diskusi yang paling menarik adalah bahwa menurut pengunjung yang Fujitsu ajak bicara, sebagian besar aplikasi saat ini akan tetap berada di Data Center dan tidak pindah ke Cloud publik. Hal ini sejalan dengan penelitian oleh Rightscale pada tahun 2017 dan 2018 yang menunjukkan bahwa pengguna dunia nyata mengatakan bahwa hampir 70% dari beban kerja perusahaan mereka akan tetap berada di Data Center mereka.

Fujitsu juga menemukan bahwa beberapa dari pengunjung berencana untuk tetap menggunakan Oracle Solaris 10 pada masa mendatang. Bahkan, banyak yang ingin terus menggunakan Solaris 8 dan 9. Rata-rata mereka tidak ingin mengambil risiko memigrasikan aplikasi Mission Critical Solaris ke Oracle Solaris 11, terutama ketika mereka belum melatih personel mereka pada sistem operasi yang baru.

Dengan server Fujitsu SPARC, pelanggan dapat menjalankan Solaris pada bare metal atau menjalankan Solaris 8 atau 9 di container Solaris 10 tanpa harus menghost lingkungan dengan Solaris 11.x (hal yang sedikit unik untuk server Fujitsu). Hal ini memungkinkan pelanggan untuk memanfaatkan teknologi sistem baru dari Fujitsu yang mampu menghasilkan kinerja 4 sampai 8 kali lebih besar dibandingkan sistem lama.

Keunggulan lainnya pelanggan hanya membutuhkan ruang hingga 93% lebih sedikit dan menggunakan daya hingga 83% lebih sedikit. Tentu saja dengan kelebihan tersebut dapat memotong biaya pemeliharaan hingga 91% lebih banyak. Semua ini diimbangi dengan menggunakan aplikasi yang pelanggan coba dan menghilangkan kebutuhan untuk meninggalkan investasi aplikasi yang ada.

Bergantung pada situasi, pelanggan mungkin juga dapat mengurangi jumlah lisensi perangkat lunak yang di butuhkan. Karena inti Fujitsu SPARC M12 yang baru sangat kuat dan hanya memerlukan lebih sedikit lisensi untuk menjalankan aplikasi yang ada saat ini. Hal tersebut dapat diartikan bahwa jika perangkat lunak pelanggan dilisensikan per inti, pelanggan tidak terlalu memerlukan terlalu banyak lisensi dengan hitungan core.

Salah satu kisah pelanggan yang paling menarik yang Fujitsu temukan pada acara Oracle Open World 2018 adalah Bioclinia yang merupakan perusahaan solusi teknologi untuk penelitian klinis yang sudah mendunia. Sebuah proyek konsolidasi dipimpin oleh Mythics dan melibatkan konsolidasi lebih dari selusin server SPARC yang lebih tua ke tiga server Fujitsu SPARC M12-2, yang menghasilkan dampak yang positif dengan adanya pemeliharaan besar serta penghematan biaya lisensi perangkat lunak.

Tentang Central Data Technology

Central Data Technology merupakan salah satu Value Added Distributor terbesar di Indonesia. Central Data Technology sebagai Perusahaan teknologi informasi yang mendistribusikan berbagai brand terkemuka di dunia Teknologi Informasi antara lain Oracle, F5, Fujitsu, Hitachi Vantara, Commvault, Talend, Pentaho, Mapr, Apple, AWS, dan Sundray. Central Data Technology telah menjadi penyedia berbagai solusi untuk Security, Server Storage, Database, Backup, WLAN, dan Cloud yang terdepan.

Info lebih lanjut hubungi : marketing@centraldatatech.com

 

Sumber artikel :

https://blog.global.fujitsu.com/fujitsu-sparc-at-oracle-open-world-2018/