Detail

Amazon Meluncurkan "High Memory Instances" Untuk Database In-Memory

Mon, Oct 01 2018 | Author: PT. Central Data Technology

Baru-baru ini Amazon Web Services Inc. menawarkan beberapa instance Cloud Computing yang telah diperbarui dan ditujukan untuk pelanggan yang menjalankan sumber daya berbasis data "in-memory" intensif seperti HANA SAP SE. Instances High Memory EC2 terbaru menawarkan pilihan 6, 9 dan 12 terabita memori dengan pilihan 18TB dan 24TB yang akan diluncurkan tahun depan.

“Di blog AWS menyebutkan bahwa idenya adalah untuk memungkinkan pelanggan dapat menjalankan database in memory, yang menyimpan seluruh dataset dalam memori RAM jangka pendek dan lebih dekat dengan aplikasi enterprise  yang berinteraksi dengannya”, ujar Jeff Barr selaku AWS Chief Evangelist.

Barr juga menjelaskan, “Banyak perusahaan menginginkan kemampuan ini, namun hingga saat ini hal tersebut belum memungkinkan. Solusi terbaik adalah menjalankan basis data dalam memori di tempat atau di pusat data yang di tempatkan namun melibatkan jaringan tambahan yang menambahkan lebih banyak kompleksitas, latensi dan variabilitas”.

Dengan instance High Memory, pelanggan dapat menjalankan basis data in memory mereka dalam Virtual Private Cloud yang sama seperti penyimpanan, jaringan, analitik, IoT, atau layanan Machine Learning yang mereka hubungkan sehingga mengurangi latensi dan kesederhanaan operasional.

Analis Holger Mueller dari Constellation Research Inc mengatakan akan ada permintaan besar untuk kasus-kasus ini karena perusahaan semakin banyak yang memindahkan aplikasi ke database in memory sehingga mereka membutuhkan platform yang lebih besar untuk mengakomodasi beban data.

"SAP Hana dan aplikasi SAP yang berjalan di atasnya adalah kasus penggunaan yang sangat banyak, karena mereka menyimpan semua data di memori," ujar Mueller.

Amazon mengambil contoh beberapa pelanggan sebagai bukti kasus penggunaan ini. Sebagai contoh Fast Retailing Co. Ltd. yang sebelumnya menjalankan SAP HANA pada EC2 X1e dengan hanya 4TB memori. Perusahaan sekarang banyak yang bertransisi ke instance high memory baru dengan memori 6TB untuk skala operasinya.

"Industri kami yang serba cepat membutuhkan data dan analitik secara real time, dan kami menggunakan database SAP HANA untuk mendukung kami," kata Kepala Perwakilan Informasi Cepat Makoto Hoketsu dalam sebuah pernyataan.

Mueller mengatakan memori tambahan yang disediakan oleh instance baru memberi Amazon peluang untuk menjadi mitra perusahaan utama untuk menjalankan beban kerja S / 4HANA dan BW / 4HANA, bahkan dalam skenario yang paling rumit.

Keuntungan untuk enterprise adalah bahwa mereka tidak harus menemukan belanja modal untuk platform ini, karena mereka dapat mengalokasikannya sebagai pengeluaran operasional melalui AWS. Hal ini akan menarik untuk dilihat apakah AWS dapat memeriksa kode untuk mendapatkan sejumlah besar basis penginstalan SAP untuk bergerak. Namun, Amazon kemungkinan akan menghadapi persaingan untuk jenis beban kerja dalam memori ini dari saingan public cloud dalam waktu dekat. Awal tahun ini, misalnya, Google LLC mengatakan akan meningkatkan dukungan untuk SAP HANA dan beban kerja lainnya pada platform cloudnya sendiri menggunakan memori terus-menerus dari Intel Corp yang akan segera dirilis.

Central Data Technology merupakan salah satu Value Added Distributor terbesar di Indonesia. Central Data Technology sebagai Perusahaan teknologi informasi yang mendistribusikan berbagai brand terkemuka di dunia Teknologi Informasi antara lain Oracle, F5, Fujitsu, Hitachi Vantara, Commvault, Talend, Pentaho, Mapr, Apple, AWS, dan Sundray. Central Data Technology telah menjadi penyedia berbagai solusi untuk Security, Server Storage, Database, Backup, dan Cloud yang terdepan.

Info lebih lanjut hubungi : marketing@centraldatatech.com

 

 

 

Sumber artikel :

siliconangle.com/2018/09/27/amazon-rolls-high-memory-instances-memory-databases/