Detail

Sepuluh Cara Mengaplikasikan Internet of Things di Enterprise (Bagian Satu)

Tue, Mar 21 2017 | Author: PT. Central Data Technology

Pasar perangkat Internet of Things (IoT) terus meningkat pesat. Makin banyak juga perusahaan yang mulai mengeksplorasi kemungkinan mereka untuk mendapatkan manfaat dari implementasi IoT serta data yang dihasilkannya. Bahkan, Gartner pernah memprediksi bahwa pada tahun 2020, lebih dari setengah proses bisnis serta sistem yang baru akan memasukkan elemen IoT di dalamnya.

Penggunaan IoT sebenarnya bisa diterapkan hampir pada setiap bidang bisnis. Hanya saja pada prakteknya mungkin penerapannya bisa berbeda-beda. Dikutip dari ZDNet, berikut ini adalah cara-cara penerapan IoT di setiap bidang bisnis untuk mendapatkan nilai bisnis tambahan.

1. Monitoring, manajemen, dan otomasi data center

Salah satu inisiatif tertinggi untuk penerapan IoT di lingkungan enterprise datang dari monitoring, manajemen, serta otomasi data center. Hal itu juga didukung oleh hasil riset yang dilakukan oleh 451 Research yang menyatakan hal yang serupa.

Konsep penerapan perangkat IoT di lingkungan data center sebenarnya bukan merupakan hal baru. Namun dengan kapabilitas perangkat IoT yang ada sekarang ini, serta kemajuan teknologi di masa mendatang, perusahaan tentunya bisa terbantu dengan menggunakan IoT seperti mengatasi derasnya arus data yang terus bertumbuh secara pesar dan juga memungkinkan untuk memantau data center yang berada di lokasi berbeda secara bersamaan. Perangkat IoT yang terkoneksi satu sama lain juga memungkinkan otomasi sejumlah fungsi, seperti provisioning.

2. Supply chain dan inventory management

Berdasarkan riset yang dilakukan oleh Gartner, optimisasi operasional seperti manajemen workflow dan supply chain management merupakan salah satu inisiatif yang paling banyak dipertimbangkan untuk diterapkan di internal perusahaan. Dengan mengggunakan sensor yang terkoneksi satu sama lain, perusahaan bisa memantau pergerakan armada pengiriman serta memantau muatannya dengan lebih mudah dan efektif.

3. Mobile device management

Pengelolaan dan tracking perangkat mobile juga menjadi salah satu bidang yang diprioritaskan untuk implementasi IoT. Dengan semakin meningkatnya jumlah perangkat mobile yang digunakan dalam perusahaan, serta semakin membengkaknya jumlah data yang dihasilkan masing-masing perangkat menjadi tantangan tersendiri bagi aplikasi mobile device management (MDM), namun di sisi lain juga memberikan kesempatan bagi perusahaan untuk mengetahui lebih jauh bagaimana sebauh perangkat digunakan, sekaligus menghadirkan tracking yang lebih baik.

4. Kesehatan

Makin populernya IoT juga ditandai dengan semakin menjamurnya perangkat-perangkat seperti fitness tracker. Adopsi IoT di dunia kesehatan diprediksi bisa mencapai nilai sekitar US$400 miliar pada 2022. Adopsi fitness tracker pun ternyata mulai memasukin lingkungan enterprise untuk membantu memantau kesehatan karyawannya. Perangkat yang bisa memonitor secara real time, serta perangkat kesehatan yang juga bisa terhubung satu sama lain merupakan peluang di dunia kesehatan.

5. Fleet management

Dengan menggunakan sensor khusus, perusahaan yang memiliki dan menggunakan kendaraan operasional bisa memantau pergerakan kendaraan mereka dengan lebih baik, termasuk juga memonitor tingkah laku pengemudinya.

Penggunaan smartphone juga memudahkan implementasi IoT di bidang ini. Dengan memanfaatkan sensor-sensor yang ada di smartphone seperti iPhone misalnya, perusahaan bisa mendapatkan informasi yang lebih lengkap, apalagi ditambah dengan perangkat-perangkat yang bisa terkoneksi dan menyalurkan informasi ke smartphone tersebut.