Detail

Pentingnya Keamanan dalam Proses Bisnis

Mon, Mar 20 2017 | Author: PT. Central Data Technology

Sisi keamanan sudah sewajarnya menjadi salah satu faktor utama yang diprioritaskan oleh perusahaan. Untungnya, semakin banyak perusahaan di Indonesia yang menyadari pentingnya menerapkan teknologi untuk meningkatkan keamanan data milik perusahaan.

PricewaterhouseCoopers (PwC) baru-baru ini merilis sebuah hasil survei mengenai adopsi teknologi untuk meningkatkan keamanan. Survei ini melibatkan 245 CIO dan CSO dari berbagai perusahaan di Indonesia dan mempelajari bagaimana mereka melakukan adopsi teknologi serta pendekatan kolaboratif terhadap keamanan.

Hasilnya, sebagian besar perusahaan di Indonesia akan memprioritaskan anggaran belanjanya untuk perangkat keamanan, serta meningkatkan kemampuan sumber daya manusia dan memperbaiki proses bisnisnya. "Dari hasil survei, kita telah melihat bahwa sebagian besar perusahaan di Indonesia akan memfokuskan pengeluaran keamanannya terutama untuk meningkatkan kemampuan, baik itu SDM maupun proses yang diterapkan sebagai tambahan atas pengeluarannya untuk teknologi," kata Subianto, Partner Risk Assurance PwC Indonesia di Jakarta, Selasa (14/3/2017) seperti dikutip dari Warta Ekonomi.

Menurut survei tersebut, phishing menjadi salah satu penyebab utama jebolnya keamanan. Sebanyak sekitar 41 persen responden melaporkan insiden phishing pernah terjadi di perusahaannya. Insiden phishing tersebut juga menjadi berbahaya karena menyebabkan kebocoran data penting seperti informasi bisnis, transaksi, serta informasi rahasia lainnya.

Meskipun begitu, mayoritas perusahaan di Indonesia tidak lagi memandang keamanan sebagai penghalang terhadap perubahan. Munculnya berbagai layanan cloud juga membuat perusahaan-perusahaan bisa mendapatkan lapisan keamanan tambahan dengan menjalankan sejumlah proses bisnis melalui cloud.

"Saat ini sebagian besar perusahaan di seluruh dunia 63 persen dari responden survei (57 persen di Indonesia) menjalankan layanan TI di cloud. Selain itu, sekitar sepertiga dari perusahaan mempercayakan fungsi keuangan dan operasional kepada para penyedia layanan cloud," tambah Subianto.

Lalu, bagaimana dengan Anda? Apakah Anda telah mempercayakan layanan cloud dalam meningkatkan proses bisnis perusahaan Anda?